RSS Feed

Eat from the shit!

17 hari nggak ngepos, gue langsung ngepos yang rada sensitip. Haha. Tapi ini udah jadi draft dari kemaren-kemaren. Gue sengaja tunda post karena masih rada sebel juga kalo inget. Haha.

Dari judul post nya, kejem bener yak bahasa gue. Tapi ini gue alami sendiri, well, not actually me tapi gue deket dengan orang yg mengalami ini dan sempat berargumen parah dengan dirinya. Sebut saja namanya “mantan gue” *eaaaakkk.tarakdungcrek*

Yup, doi adalah mantan gue yang benar-benar fanatik dengan negeri sakura sana. Emmm, boleh dibilang istilahnya doi ini “otaku” kalo yang menyangkut soal jepang. Mulai dari budaya, bahasa, anime/manga, trus game bahkan fashion.

Dan kita emang tau gimana ngejomplangnya negeri pertiwi tercintah ini kalo dibandingkan dengan negara tersebut. Nggak perlu juga disebut betapa (kebanyakan) buruknya birokrasi di negeri ini. Udah rahasia umum sih kalo yang ini. Yang kaya makin kaya, yang miskin makin miskin.

Dan itu yang buat gue cap mantan gue dengan “eat from the shit”. Berawal dari suatu sore ketika entah darimana awalnya kita jadi ngomongin soal negara. Yang gue nggak tau waktu itu adalah sifatnya yang ternyata owh ternyata kuciwa berat dengan indonesia kalo dibandingin dengan negara terpaporitnya itu.

Gue jadi agak tertegun sendiri sih dari gaya bicaranya yang seperti mengutuk negeri ini. Yah, gue cukup akui sih sepertinya doi kurang puas dengan negera terbelakang ini apalagi doi kerjanya termasuk kelas menengah kebawah (nggak perlu gue sebut lah yah, yang jelas cuma sebatas umr daerah gue).

Tapi hey! Bukan salahnya indonesia kalo masih terbelakang ini negeri. Salahin dia dan berjuta-juta generasi muda yang sebenarnya punya kesempatan buat memajukan negeri ini dengan prestasi tapi apa? Belajar aja susah bener disuruh, minimal kursus lah ya gitu. Ini? Beuuu..

Dan juga jangan salahkan indonesia karena tingkat korupsi yang tinggi. Salahkan para koruptor yang kalo nggak beli prada atau merci harga ratusan juta berasa nggak kenyang dan nggak bisa napas. Padahal masuk liang lahat juga itu harta nggak kebawa. Plus salahkan juga sistem negeri ini yang yaaaa gitulah *angkatbahu* #speechless

Gue yang waktu itu ikut ngemil gorengan hasil kerja dia jadi muallleeesss banget nerusin kunyahan. Berasa ikutan eat the shit dari cara pemikirannya itu.

Seburuk-buruknya indonesia juga tempat dia cari makan, tempat dia tinggal dan berteduh. Bagaimana bisa dia bener-bener seperti menistakan negeri ini? Ini hal yang terbodoh yang pernah gue denger keluar dari mulut lelaki yang gue dapuk sebagai pacar. Dih. Keliatan banget dah gimana kualitas ini manusia.

Gue yang jadi berasa “eiiiyyyuuhhh” sama pemikiran doi jadi bersiap memulai debat kusir dan berakhir dengan acara tutup mulut dari pihaknya karena gue bilang “you eat a shit” *nunjuk gorengan.

Entah apa yang ada di otaknya setelah itu tentang gue. Nasionalis? Nggak juga. Gue juga sebenarnya sama kecewanya terhadap negeri ini. Tapi bedanya gue masih tau diri dan bersyukur gue masih dikasi rejeki walau dari tempat yang bikin gue kecewa.

Tapi balik lagi bahwasanya pendapat seseorang itu nggak bisa dipaksakan atas nama kebebasan berpendapat. Tapi yeaaaa gimana yah untuk yang satu ini.. *triplespeechless* :p

Posted from WordPress for Android

Advertisements

About myalterstory

Just a "not-girl-not-yet-a-woman" that hopelessly need to escape from her crazy life. Duh!

10 responses »

  1. Menurut gw sih dia baru bisa ngatain negara kita kalo emang dia udah ada kontribusi secara langsung ya buat membangun negara. Kalo emang gak ada gw rasa just shut up aja deh. Betul banget gak bisa nyalahin negara ini sedemikian rupa sih. Tengok dulu diri sendiri ada buat sesuatu gak buat Indonesia. Generasi muda kita juga kurang melek budaya sih. Justru itu kenapa gak mendorong mereka semua untuk bisa mengharumkan nama bangsa kan?

    Walaupun Indonesia banyak bobroknya dengan berbagai macam masalah tapi gw tetep cinta dan bangga sih hehe. Banyak banget hal indah tentang indonesia yang harusnya tetep kita lestarikan šŸ˜€

    Reply
    • Nah! Setujaaahhh… Kalo dia mah disuruh belajar buat ningkatin hidup aja mirip kucing di geret buat mandi, lah apalagi disuruh mengabdi tanpa pamrih? *ngakak kenceng gue kalo inget dia, najong* XD

      Reply
  2. Tanah airku Indonesia, negeri elok amat ku cinta *nyanyik*
    Seburuk apapun permasalahan negeri ini, tetapi tidak mengurangi kecintaanku pada tanah air sendiri *tsssaaahhhh*
    Korupsi, bencana alam, ketidak merataan pembangunan memang menjadi permasalahan bangsa, tetapi masih ada banyak hal baik di Indonesia yang tidak bisa dijumpai di negara lain.

    Reply
  3. Mungkin dia terlalu kuciwa dgn negara ini. Kitapun rasa nasionalisnya makin lama makin tipis ya. Bukan gak cinta negara tapi gak tah mesti gimana lg menghadapinya.

    Yg pasti walo negara ini begini, kita masih mau usaha kan untuk memperbaikinya. Tetep semangat!

    Reply
    • Hehehe.. Semanggaat… Ya bener tuh mbak, mau diapain lagi? Jadi rada gimana gitu begitu nemu itu orang pemikirannya sesebel itu sama indonesia.. Meksi kecewa, tapi mau gimana lagi? Lagian nyadar diri juga gak punya kekuatan apa2 buat merubah negara ini langsung jadi bagus wuuss wuusshh gitu… Yang penting berusaha sebisanya bae lah šŸ™‚

      Reply
  4. yahh.. Kita idup di tanah mana masa iya mau menjelek-jelekkan..? Kan harusnya ‘dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung’

    Reply

Something to say? :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: