RSS Feed

For some people : Tanpa sombong terselubung itu nggak afdol!

Deuuuu… panjang bener judulnya non? Yup, sombong. Sebuah tindakan yang paling gue benci dan kadang gue nggak sadar diri juga kadang melakukannya *self timpuk.

Sombong yang tebel keberadaannya lebih enak di hadapi ketimbang sombong yang terselubung. Sombong terselubung? Ada gitu? Dalam kamus gue ada! Kayak gimana? Sombong yang disembunyiin dalam kata dan perbuatan, nggak kentara, tapi kalo dirasa pake hati yang kerasa gitu sombongnya meski ukuran “coffee latte”.

Pernah nggak ngerasa kalo seseorang mendadak nongol cuma saat dia pengen menunjukkan sesuatu tanpa memperhatikan emosi atau keadaan target, entah itu soal barang baru, kerjaan baru (yang lebih bonafit tentunya), atau kemajuan tertentu yang elu sedang perjuangkan mati-matian and she/he cant help you. Yah, meskipun hal tersebut merupakan kebahagiaan buat mereka (aiihh, bener deh kata mbak noni disini), bahagia itu terkadang menyebalkan dan kadang mendekati sombong juga :p

Ceritanya saat gue buka ini blog, mendadak temen gue (cewek) yang sudah ilang berbulan-bulan dari segala macam komunikasi mendadak nongol, telpon. Uwwwiihh, takjub juga gue. Secara teringat beberapa bulan yang lalu ketika gue lagi ngerasa suntuk dan sendiri, nyari sekutu buat di ajak refreshing entah itu cuma window shopping atau ngider kemana gitu, eh, doi ngilang.

Gue telpon nggak diangkat, gue sms nggak di bales *lah, macam lagu aja nih. Tapi ya itu? Nggak ada balasan. Habis pulsa? Lagi sibuk? Nggak masalah buat gue. Tapi seenggaknya kirim balasan kalo lagi nggak bisa atau something happened gitu. Gue gak bakal ngerasa dicuekin kecuali gue tau dalam beberapa minggu gue masih coba hubungi dia, tapi hasilnya nihil. Gue yang orangnya bisa jadi super duper cuwek kalo sudah digituin. Makasi deh.

Telponnya hari ini memang nggak gue angkat. Gue nggak mau tau apa-apa lagi, males, kecuali memang nggak sengaja ketemu ya mau gimana. Tapi gue bisa tebak deh apa yang bakal doi omongin tadi? Tebakan gue bisa 80%, kalo nggak masalah doi yang kayaknya bakal wisuda dalam waktu dekat (secara gue belom yah, masih berjibaku untuk itu), doi lagi punya barang baru atau bla bla bla yang lainnya. Dan bisa jadi doi lagi suntuk nggak punya temen dan lagi suntuk , atau pengen curhat soal gebetan/pacar baru. Untuk dia yang satu ini, tipikal manusia dengan sombong terselubung, kalo lagi nggak butuh gue buat jadi target, doi ngilang. Wuuusshh . Hehe.

Terlepas dari masalah sombong terselubungnya yang kadang bingung mau di hadapi gimana (lah iya? kalo nggak terang-terangan sombongnya kan nggak enak buat di semprot balik), apa benar seseorang yang men-cap dirinya sebagai seorang teman memperlakukan temannya seperti itu? Bagaimana kalo keadaannya dibalik, gue yang kayak gitu, dia suka nggak? I bet no :p

Kalo gue sih, meski kadang sombong terselubungnya nggak disengaja (soalnya baru nyadar setelah review lagi pembicaraan atau melihan lawan bicara mendadak sedikit antipati), gue berusaha buat minta maaf, atau at least gantian mendengarkan cerita mereka dan meminta cerita yang seru dari mereka. Impas tho? Dan untuk komunikasi via hape, entah itu sms atau telpon (seringnya misscall), untuk orang yang gue kenal, gue pastikan bakal bales konfirmasi, entah itu gue lagi nggak bisa atau gimana.

Ya sudah laaaaaaaaaaahhhh… *3 missed call on my phone..

Advertisements

About myalterstory

Just a "not-girl-not-yet-a-woman" that hopelessly need to escape from her crazy life. Duh!

15 responses »

  1. Ayoooo diangkat telpnya trus bales bilang sibuk ampe akhir tahun😊

    Reply
  2. Aku jg punya kebiasaan (baru) males bales SMS klo isinya cuma “Haaaiiiii”, “Hellooooo”, “lagi ngapain”, dll dll dll 😦 Termasuk sombong gak ya?

    Reply
    • Kalo orang yg dikenal sih paling bales, bntr yak lagi sibuk, trus sehari kemudian dicolek satu2 via fb :p
      Tapi kalo yg gak dikenal sih biasanya langsung masuk blacklist sms *serem* XD

      Reply
  3. Hey you, gue visit blog nya ehhh ternyata seru juga. 🙂
    Eh kenapa ga diangkat teleponnya? Angkat dong angkat!!! Siapa tau ada gosip!! (Eh ini mah kepo) xp

    Reply
  4. Pingback: Diskriminasi Informasi | My Alter Story

  5. Manik Pramdani

    wah, baru visit bentar aja udah tertarik nih sama blog mbak! hahaha…. langsung capcussss difollow aja nih blog yang full of curhatan ini! 😀

    Reply

Something to say? :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: