RSS Feed

Pengorbanan buat gue (part 1)

Posted on

Ini cerita bukan soal kurban yang mau di korbankan (eh, itu sih kayaknya beda tulisan deh, pengurbanan jadinya yak?). Disini gue bercerita tentang seseorang yang nekat melakukan pengorbanan yang hasil sementara buat gue adalah : KONYOL!!

Kali ini sang tersangka adalah seseorang yang dekat banget di hati gue, Mr.Big. What the hell in his mind kalo dia touring sejauh 700km ke kampung halaman (dan ini karena gue, pasti karena gue *GR*), mana sendirian pula. Huaaaaaaaaa 😥

Di pagi peringatan hari kelahiran gue (hari ini tepatnya), gue dapet beberapa suprise sekaligus dari dirinya. Yang pertama adalah doi ternyata punya niatan pulang ke kampung halaman, sekalian mengunjungi kekasihnya.

Yang kedua (dan paling bikin gue kaget), doi touring dari jawa tengah (rumah keluarga besarnya) ke kampung halaman kami naik MOTOOOORRRR, SENDIRIAAAAAAAN. WHAAATT THE HEEECCCKK??!! Suprise yang kedua ini doi beralasan memang sengaja pengen membawa pulang balik motor yang jadi kenangan kami sewaktu masih temenan sewaktu semester 1 hingga awal-awal kami pacaran, we called it : si biru. Motor Thunder 125 kesayangannya sejak SMA dan berwarna biru (mulanya gue suka panggil si biru, eh sampe sekarang keterusan doi ikutan). Okeh, untuk yang satu ini masih bisa gue terima, dan dalam hati kecil gue anggep ini so sweet. Gue terharu biru (terutama di daerah dahi karena saking kaget dengan tindakan konyolnya, gue jedotin kepala ke meja belajar, dan ternyata : it hurts so much. haish!). Itu kejadiannya tadi siang, doi mengaku sedang di daerah Rembang, jawa tengah.

Dan baru saja gue hubungi, doi sudah di Situbondo. Dan ini yang jadi suprise ketiga. Kenapa? Karena Situbondo-nya? Bukaaaaaannn. Tapi tempat doi beristirahat malam ini. Nggak tau apa yang dipikirannya kalo malem ini mau nginep di musholla di SPBU. Whuuuaaaaaaaaaatt??!! Gue udah ngomel-ngomel jangan konyol dan suruh cari penginapan minimal losmen. Tapi doi berasalan anggap aja kayak doi lagi nostalgia masa-masa jambore pramuka-nya. Hayyaaah. Nostalgia mbahnya gundul? (ooppps *ditabok). Mana ada anak pramuka nginep di SPBU? Anak pramuka persiapannya lengkap. Lah, doi?? Gue yakin doi nggak punya alas tidur sekarang 😦 Dari foto yang dikirim pas di daerah rembang, bawaan di motornya dikit banget. Hhh. Gue nggak mau doi kenapa-kenapa, masuk angin atau sakit lainnya. Doi sendirian dijalan, dan perjalanan pulang kesini masih beneran jauh, seharian besok mungkin nyampenya baru sore. Now he drives me crazy, really. Gue khawatir banget. Dan makhluk konyol ini kemungkinan nggak nurut nasehat gue karena doi bilang musholla SPBU-nya nyaman untuk nginep. I (really deeply madly) hope so 😦

Rasa khawatir gue juga dibarengi rasa bersalah sebenarnya. Soalnya gue yakin bahwa gue-lah pencetus tindakan konyolnya ini. Dari terakhir kami ketemu sekitar 7 bulan yang lalu, gue selalu mengucap rasa kangen di sela-sela obrolan kami. Mendekati bulan mei, doi sering nanya apa kado yang gue mau. I want him. Itu yang selalu gue ucapkan, nggak bermaksud apa-apa sih, ya emang gue kangen, dan nggak ada yang gue pengen selain dia. Barang masih bisa gue beli sendiri, lah dia? Nemu dimana lagi? Emaknya nggak ngeproduksi lebih sih, enak jadi ada cadangan *dikeplak. Dia yang saat itu cuma bisa bilang sabar ke gue. Ya memang gue harus sabar sih. Karena gue pikir belum saatnya doi pulang kampung di saat gue ulang tahun (karena rasanya terlalu banyak pengeluaran saat pindah dari rumah dinas ke rumah yang dibangunnya sendiri, gue bisa maklumi), and also im not that freaky bday party yang kalo ngerayain ultah harus ada kekasih disisi, jadi ya gue nyante aja saat beberapa hari kemaren doi nggak ada tanda-tanda mau pulang.

Dan touringnya sekarang kemungkinan besar karena lagi nggak ada dana buat menggunakan alternatif perjalanan pulang kampung yang lebih eksklusif dan nyaman. Naik pesawat mesti 2 kali transit dan menghabiskan duit berjut-jut buat pulang-pergi. Gue jadi ngerasa bersalah banget, mencoba menghilangkan kegundahan gue lewat jari. Aseli, gue nangis dan sekarang nggak bisa bobok, gue takut kalo ada apa-apa dengan dirinya. Gue speechless 😦

Advertisements

About myalterstory

Just a "not-girl-not-yet-a-woman" that hopelessly need to escape from her crazy life. Duh!

14 responses »

  1. Dan begonya, gue barusan di sms kalo doi mau terusin perjalanannya di tengah malem begini. Lelaki konyol. Nggak tau apa dia kalo gue cemas banget. Awas aja kalo udah nyampe 😦

    Reply
  2. I feel you. Once, sang pacaran ngumpulim duit hasil kerja ilegal di Texas utk bisa pulang pas ultah gue.
    Waktu itu mikir sayang uangnya dan kasian dia kerja sampe malem trus. Tapi buat yang bersangkutan, doi rela berkorban loh.
    So skrg yang kamu bisa lakuin cuma doain mr big biar sampe tujuan dgn selamat aja. A man’s gotta do what a man’s gotta do. 🙂

    Reply
    • Gue cuma masih belom bisa percaya apa yang dia lakukan sekarang mbak may. Its so ridiculous and crazy. Hehe. Belom ada cowok yang berkorban segini konyol ke gue. Jadinya gimana yah, rasanya itu jadi campur aduk begitu tau dia begitu. Hehe. Sekarang dia udah ada di pulau yang sama dengan gue, insya allah malem ini dia nyampe rumah ortunya 🙂

      Reply
  3. Nonnn unyu banget sih Mr.Big! Dia gitu demi lo nih hihi awwwww~~~ sungguh kamu romansa sekali dengan dirinya.

    Wah kalo Nobu nginep SPBU juga pasti gw sama paniknya sama lo. Kan itu bukan tempat buat tidur deh huhu

    Reply

Something to say? :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: