RSS Feed

Tag Archives: moody

[QuickSummary] Last Week of June

Anybody missed me??? *ngarep lu non. Hahaha. Rasanya udah semingguan lebih deh nggak posting apa-apa. Lagi riweuh soalnya. Bukan ruwet sama kerjaan sih, ruwet sama mood sendiri. Hahaha.

So much thing to tell, dari mulai sindrom kebosanan yang melanda gue semingguan kemaren, target aktivitas dan belanjaan yang meleset mulu sampe acara berantem gue sama mr.big beberapa hari kemaren (and fully recovery bahkan sebelum 24 jam *ngakak). Kangen deh pengen menjejali otak kalian dengan curhatan gue yang nggak jelas *ditampol :p

Entah ada angin apa akhirnya gue jadi muaaaaaaaaaaalllleess ngapa-ngapain. Yang gue kerjain cuma browsing nggak jelas (browsing video “how it’s made” -nya Discovery Channel termasuk nggak jelas yah? Haha), nggak update blog dan nggak pula nggak update socmed. Rasanya hampa aja gitu. Lagi nggak mood dan di dukung kesibukan mr.big yang bikin gue ngerasa dicuekin, di kondisi kritis emosional (moody gue kumat).

Merasa kerjaan gue yang cuma browsing geje berakibat tertundanya lagi kerjaan-kerjaan yang seharusnya gue pegang, gue bikin to-do list, ya tapi gitu deeeeeeeeeeeeehhh, gegara mood lagi nggak enak, banyak yang missed, banyak yang telat dan bahkan ada yang nggak terlaksana sama sekali. Semacem deh sama list belanjaan gue yang udah gue susun, emang agak tricky kalo mau belanja hemat, harus rela ngiderin beberapa toko (kalo bisa simpan perkiraan harga biar gampang liat perbandingan harganya). Memang sih kalo di lihat per barang cuma selisih paling gede cuma 1000an, tapi dengan jumlah barang yang gue beli, kadang gue bisa hemat sampe 5000 rupiah, its quite amount of money buat pengangguran nggak jelas macem gue. Kan lumanyun bok segitu bisa beli pulsa. Haha. But now im failed, dengan alesan males kemana-mana, gue cuma belanja warung di depan rumah yang notabene-nya jauh lebih malah dari pada toko #ibu2modeON

Dan beberapa hari kemaren gue berantem dengan si pacar, yang mungkin diakibatkan akumulasi kekesalan gue terhadap sikap mr.big yang menyebalkan (eh, kalo cowok cuek terlalu cuek nggak bakal terlihat cool lagi, tapi menyebalkan!). Gue tau sih dia sibuk, dan gue nggak mau dan nggak bakal ganggu disaat dia sibuk. Tapi the hell deh, dia kan lagi nggak 24jam siaga bencana! Dih. Intinya, i just missed he call/text me first, its kind a feeling that he still remind me no matter what (apalagi pas dijamnya dia sibuk, tapi nggak nuntut juga sih kalo yang ini, cuma berasa romantis aja kalo emang sempet. Hihihi).

Tapi kampretnya mr.big semingguan kemaren adalah he makes me feel he totally forgot me! Pret! Kesannya gue tega bener yah ngatain pacar sendiri kampret, yes i admit that. He is not perfect, but not a jerk either, cuma sekedar kampret tok :p
Sikapnya yang (sok) cool bikin gue kadang geregetan dan biasanya protes, dan saat itu terjadi biasanya doi menerima masukan gue. Tapi sialnya kemaren, saking esmosinya gue, kita berdua yang sedang berkomunikasi by phone dengan posisi doi lagi di jalan (jangan ditiru yah adeeeekkk-adeeeeekk, nggak baek nerima telpon sambil berkendara. Hihi), dan gue keceplosan mengatakan sesuatu yang seharusnya gue nggak lakukan dalam suasana lagi protes, pernyataan yang nggak penting juga sebenarnya, tapi gueeeehhh lagi esmosi!

I kicked something about his job, memang sih kerjaan dia itu sante banget, ongkang-ongkang (dan herannya bergaji gede) tapi membutuhkan siaga penuh saat dibutuhkan. Biasanya kalo lagi bencanda sih kami berdua cekikikan aja nyindir kerjaannya dia, makan gaji buta gue bilang, tapi ternyata nggak lucu sama sekali kemaren dan justru menaikan suaranya beberapa oktaf karena tersinggung (dan marah pastinya). Gue nangis (dan kaget). Manusia dengan tipikal jarang marah dan lebih banyak cengegesan ternyata efek marahnya jauh lebih dahsyat ketimbang orang yang kita tau bertipikal pemarah dan hobby teriak-teriak.

Tapi mr.big bisa paham juga kalo gue ngomong gitu nggak benar-benar buat nyakiti dia, toh dia juga ngaku salah sih, memang semingguan lagi capek, tapi juga bukan alasan buat nyuekin gue seolah-olah gue nggak ada dan baru “ngeh” kalo gue udah nongol via sms/telpon.

Sama seperti 3 tahun yang lalu sebelum balikan lagi seperti saat ini, kami berdua tipe manusia yang easy going (meski kadang easy judging. haha), gampang baikannya. Diakhir percakapan yang bikin naik tensi darah tadi kami baikan, meski ada sisa-sisa peperangan tapi dia coba perbaiki dengan tawarkan buat bangunin gue subuh (biasanya sih bangun sendiri-sendiri trus tepar bobok lagi, haha) dan itu tandanya dia mengibarkan bendera “let’s forget our last fight, im sorry, i love you”. Dan dia menepatinya dengan menelpon gue ngebangunin buat sholat subuh. Huehehehe.

And now, komunikasi kami balik seperti sedia kala. Cerita-cerita via telpon, dan terkadang ngakak karena joke masing-masing dan diakhiri dengan doa spesial kami sebelum tidur seperti biasa yang udah rutin kami jalani hampir 1,5 tahun ini 🙂

Advertisements